Tim SMA Negeri 1 Sine Raih Juara 3 FLS3N Kabupaten Ngawi Lewat Film Pendek “Goresan Asa”

Ngawi, 22 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMA Negeri 1 Sine dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Ngawi. Tim film pendek SMA Negeri 1 Sine berhasil meraih Juara 3 melalui karya film berjudul Goresan Asa.

Tim tersebut terdiri atas Michael Felix, Marco Arven, dan Alifia Anindhita yang sukses menghadirkan sebuah karya inspiratif bertema pelestarian budaya batik lokal. Film pendek Goresan Asa mengangkat pentingnya menjaga warisan budaya daerah sebagai identitas bangsa yang harus terus dilestarikan oleh generasi muda.Untuk mendukung konsep cerita, proses pengambilan gambar dilakukan di beberapa lokasi ikonik di Kabupaten Ngawi, seperti Lapangan Jamus serta sentra batik milik Ariyo Suwandi. Pemilihan lokasi tersebut dinilai mampu merepresentasikan keindahan alam sekaligus kekayaan budaya lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Ngawi.

Di bawah bimbingan Herwan Derry Kartin Putra, S.Pd, tim menjalani proses produksi dengan penuh semangat dan kerja keras. Proses pembuatan film berlangsung selama kurang lebih empat hari pengambilan gambar dan enam hari proses penyuntingan (editing). Meski menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan peralatan produksi yang masih sederhana, hal tersebut tidak mengurangi semangat tim dalam menghasilkan karya terbaik.

Melalui film Goresan Asa, tim ingin menyampaikan pesan bahwa batik bukan sekadar hasil kerajinan, melainkan simbol harapan, perjuangan, dan identitas budaya daerah. Setiap goresan motif batik menggambarkan nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dan perlu terus dijaga keberadaannya.

Keberhasilan meraih Juara 3 menjadi bukti bahwa kreativitas, kerja sama, dan semangat berkarya mampu mengatasi berbagai keterbatasan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMA Negeri 1 Sine untuk terus mengembangkan potensi diri serta membawa nama baik sekolah dalam berbagai ajang prestasi, baik akademik maupun nonakademik.“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Dengan kerja keras, kreativitas, dan semangat melestarikan budaya daerah, kami berhasil menghadirkan sebuah karya yang membanggakan,” ungkap tim film pendek SMA Negeri 1 Sine.

Prestasi ini menjadi langkah awal bagi tim untuk terus berkarya dan menghasilkan karya-karya yang mampu menginspirasi serta memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post